Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Ada Apa Dengan Cinta Amalia Mutya 1
Aopok.com - Cinta kadang mendatangkan kebahagiaan & keindahan yang tiada tara, namun kadang semua itu harus berakhir dengan air mata & kesedihan yang amat mendalam. Kekuatan cinta dapat mengubah kehidupan seseorang berbalik 180 derajat, dapat menghipnotis hingga kita bisa lupa akan segala2nya, dengan kekuatan cinta pula seseorang mampu melakukan apa saja demi orang yang sangat dicintai. Kisah ini bukanlah karangan dari khayalan nafsu & sex semata, melainkan kisah yang memang benar-benar aku alami, aku akan berbagi pengalaman agar siapapun yang membacanya dapat mengambil hikmah dari kisahku ini, jangan sampai kejadian yang seperti aku alami ini terulang kembali.
Namaku Amelia, usia 23 thn, aku seorang karyawati sebuah perusahaan kontraktor asing dibilangan Jakarta. Berawal ketika aku duduk dibangku kls 3 disalah satu SMU Swasta di Jakarta.
Januari ’98,
Sepulang sekolah, aku dan 2 sahabatku Dian & Gita berencana untuk jalan-jalan di Pondok Indah Mall sekedar window shopping & ngeceng, yaah maklum deh namanya juga ABG, lagi ganjen-ganjen & rajin-rajinnya cari perhatiaan sama yang namanya cowok. Setelah ganti baju, kitapun berangkat dengan menggunakan BMWnya Gita, dia yang paling cantik dan tajir diantara kita b’2. Setelah puas puter-puter, kitapun makan di Olala caf, tempat yang tidak akan pernah aku lupakan. Sedang asik-asiknya kita ngobrol, salah satu pelayang datang menghampiri kami
“Maaf mba mengganggu, eem..mas-mas yang duduk dibelakang nitip salam tuh, ini ada es cream untuk mba b’3 dari mereka”
Spontan kami b’3 menoleh kearah cowok yang ditunjuk pelayan. Woow..ternyata 2 cowok yang ganteng, keren dan sungguh rapi,
“Psst, boleh juga tuh! Kayanya sih udah pada gawe tuh cowo” Gita dengan pelan memberi komentar tentang kedua cowok itu.
Singkat cerita kitapun berkenalan dan saling bertukar cerita. Rio dan Iqbal, ya itulah nama kedua cowok itu, mereka bekerja di salah satu perusahaan Jepang dibilangan Sudirman Jakarta. Rio memeng tidak seganteng Iqbal, tingginya kira-kira 180, badannya tegap, kulitnya bersih dan berkarisma, pokoknya enak dipandang deh. Hampir sejam kita ngobrol, aku dan kedua sahabatku putuskan untuk pulang, setelah saling bertukar no. telp. kitapun berpisah.
Setiba dirumah, aku masih benar-benar tidak bisa melupakan bayangan wajah Rio. Siapa sangka, tepat jam 9 malam telp. rumahku berdering, bergegas kuangkat,
“Selamat malam, bisa bicara dengan Amelia?” dengan cepat kujawab
“Ya malam, ini aku sendiri, siapa ya?”
“Rio”
Teeng..jantungku tiba-tiba berdetak kencang, aku sama sekali tidak menyangka kalau dia bakalan telp. Seneng, gembira, yaah pokoknya hapy banget deh. Kitapun ngobrol panjang lebar, nggak terasa 3 jam kami ngobrol. Dari situ aku ketahui kalau dia itu orang Bandung, S1 di Unpad Bandung, S2 di Jepang dan tinggal di Cilegon.
Terkait
Sabtu, selesai jam sekolah, seperti biasa aku nggak langsung keluar kelas melainkan ngobrol dengan teman-teman kelasku, tiba-tiba HPku bunyi, kulihat dari layar ‘RIO” lagi nama itu membuat aku senang, bergegas kuangkat
“Hai mel, sudah pulang belum? Aku ada digerbang sekolah kamu nih”.
GERBANG, belum lagi kujawab, buru-buru aku keluar kelas dan kutengok kegerbang, yaa..RIO, dia duduk didalam mobil Taft hitam, tangannya masih memegang HP,
“Hai, aku ada diatas” sambil melambaikan tangan memberi kode keberadaanku, dia pun menoleh kearahku tersenyum menatapku.
Aku tanpa sadar loncat-loncat kegirangan, Lanjut baca!

No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...