Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Ngentot Anus dan Tetek Jumbo di Ancol 1
Siskaee
9:14 AM
Biodataviral.com -- Proyekku selesai dengan sukses. Bu Ayu mengirimkan SMSnya untuk menyampaikan terima kasihnya atas apa yang kukerjakan untuk perusahaannya. Bu Poppy memberiku bonus dengan mentransfer uang ke tabunganku. Aku belum mengecek berapa nilainya. Tapi penghargaan yang diberikan mereka sudah cukup menyenangkan. Saat sekarang sedang ada pendekatan untuk pekerjaan graphic design sebuah hotel baru di sekitar Senen. Hm, semoga berhasil!
“Mau ikut renang ke Ancol?” tulis SMS Ran di HPku.
Hari Sabtu tanpa kegiatan yang penting, aku hanya bersantai di kamarku sambil membaca dan menonton TV. Tawaran yang bagus! batinku. Aku membalas SMS Ran, menerima tawarannya dan menanyakan kapan ke Ancolnya. Tidak lama, Ran membalasnya dan mengatakan siang ini kita berangkat. Wuih! asyik banget.
“Se7” tulisku singkat membalas SMS Ran. Tidak lama, Ganda yang kirim SMS yang mengatakan aku ditunggu di tempatnya.
Renang! Sudah lama aku tidak berenang. Aku memang tidak terlalu sering berenang. Sewaktu kuliah pun dapat dihitung berapa kali aku berenang. Kukenakan sepatu ketsku dan segera keluar berjalan menuju rumah Ran. Aku tak mau mereka menungguku terlalu lama. Kami memang jadi berteman akrab, mungkin karena usia kami yang tak jauh berbeda. Apalagi, tampilanku sehari-hari masih dapat dianggap seperti mahasiswa. Hm, GR nih.
Benar saja, Ganda, Ran dan Dana sudah menungguku di depan rumah mereka.
“Hampir mau disusul,” kata Ran.
Penampilan mereka pada santai sekali. Ran pake celana pendek gombrong dan kaos singlet yang memperlihatkan bahunya yang indah. Dia pake sepatu kainnya warna biru tua, tanpa kaos kaki. Ganda pakai sepatu sandal dengan kaos oblong dan celana jeans lusuhnya. Sedang Dana dengan kemeja katun dan celana pendek jeansnya. Dia pake sepatu kets dengan kaos kaki. Dia tampil agak rapi dibanding yang lainnya. Ada ransel yang di sandangnya.
Dalam perjalanan keluar gang menuju jalan besar, Ran menjelaskan kalau Ganda dapat tiket gratis renang untuk lima orang. Dan berlakunya sampai hari ini. Makanya kesannya jadi mendadak. Aku maklum saja.
“Kita makan dulu ya,” kata Dana ketika telah didalam taksi yang membawa kami.
Dia duduk di depan. Aku duduk dibelakang di antara Ganda dan Ran. Aku rasakan siku tangan Ran menekan di perut bawahku. Entah sengaja atau tidak. Tapi ketika aku diam saja, sikunya makin turun ke gundukan kontolku yang sedikit menegang.
Ganda kulihat sedang memperhatikan kesibukan jalan raya di luar. Sekarang dapat kurasakan siku Ran mempermainkan kontolku dibalik celanaku dengan menggesekkannya berulang-ulang, seirama goyangan taxi. Aku kerutkan anusku, sehingga darah ke kontolku mengalir menekan dinding kontolku untuk membesar. Getaran nikmat menjalar keseluruh tubuhku.
Mungkin dia kangen dengan kontolku, batinku. Kontolku sudah menegang dan terasa sesak di celana jeansku. Lengan kanan Ran yang telanjang di dadaku, merangsang pentil dadaku. Ah, Ran tetap saja selalu menggoda. Mataku dan mata Ran bertemu. Dia tersenyum melihatku yang sedang menikmati mainan kecilnya. Tanganku bergerak di pahanya, dan mempermainkan jariku di pahanya yang tersingkap. Aku memberi respon apa yang dilakukannya. Ah.. Jantungku memompa agak kencang. Ingin kuteruskan tanganku bergerak ke kontolnya, tapi..
Artikel Terkait
Aku berusaha bersikap biasa ketika, pandangan Ganda ke arah kami. Jantungku berdegup. Fantasiku mulai lagi.. Dengan sedikit menunduk, dapat aku rasakan kulit bahu Ran di bibirku. Ingin aku menggigit pelan bahu yang kencang itu, tapi.. Aku takut ketahuan Ganda. Walau bagaimana pun, aku mesti jaga sikap juga. Tapi akhirnya dapat juga sikuku menekan selangkangannya. Kurasakan batangnya yang sudah mengeras di ujung sikuku. Sedikit kutekan, malah jadi melenceng ke pahanya. Keras banget. Lanjut baca!

No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...